Cara Pemakaian


    1.     PROPOLIS
1 Alergi 3 s/d 5 tetes, 3x sehari
2 Amandel 3 s/d 7 tetes, 3x sehari
3 Ambien 7 s/d 10 tetes, 3x sehari (sambil di oleskan pada bagian yang sakit)
4 Asam Urat 5 s/d 7 tetes, 3x sehari
5 Asma 2 s/d 5 tetes, 3x sehari

6 Batu ginjal/gangguan ginjal 5 s/d 7 tetes, 3x sehari
7 Cacar air Dioleskan secukupnya pada bagian yang sakit
8 Darah tinggi/rendah 5 s/d 7 tetes, 3x sehari
9 Demam berdarah 5 s/d 7 tetes, 3x sehari
10 Demam/sakit kepala 3 s/d 5 tetes, 3x sehari

11 Diabetes 5 s/d 7 tetes, 3x sehari
12 Gangguan jantung 5 s/d 7 tetes, 3x sehari
13 Hepatitis 5 s/d 7 tetes, 3x sehari
14 Hernia (turun berok) 5 s/d 7 tetes, 3x sehari
15 Infeksi telinga Diteteskan ke lubang telinga 1-2 tetes

16 Influensa & Batuk 3 s/d 5 tetes, 3x sehari
17 Insomnia (susah tidur) 3 s/d 5 tetes, 3x sehari
18 Jerawat Parah 3 tetes, 3x sehari, sebagian dioleskan langsung ke jerawat
19 Kanker 7 s/d 10 tetes, 3-4x sehari
20 Kelenjar gondok 7 s/d 10 tetes, 3-4x sehari, sebagian dioleskan langsung pada yang bengkak

21 Lemak dalam darah 5 s/d 7 tetes, 3x sehari
22 Luka kena panas (minyak goreng, kenalpot, dll) Dioleskan pada permukaan yang luka
23 Maag kronis 5 s/d 7 tetes, 3x sehari
24 Miom 5 s/d 7 tetes, 3x sehari
25 Muntaber 1 s/d 3 tetes, 3x sehari

26 Parkinson 5 s/d 7 tetes, 3x sehari
27 Prostate 7 tetes 3x sehari
28 Radang tenggorokan 3 s/d 5 tetes, 3x sehari
29 Rematik 5 s/d 7 tetes, 3x sehari
30 Sakit gigi dan gusi Encerkan 3-4 tetes ke dalam 60 ml air (1/3 gelas aqua), kemudian dikumur-kumurkan

31 Sakit mata Encerkan 1 tetes ke dalam 2 ml air, kemudian diteteskan ke mata
32 Sembelit 3 s/d 5 tetes, 3x sehari
33 Sinusitas Di teteskan ke hidung 1-2 tetes
34 Stroke 7 s/d 10 tetes, 3x sehari
35 TBC 7 s/d 10 tetes, 3x sehari

36 Tumor 7 s/d 10 tetes, 3x sehari
37 Tumor Usus 10 tetes, 3x sehari
38 Vertigo 5 s/d 7 tetes, 3x sehari


       Terdapat beberapa penyakit yang di anggap berat dan tidak efektif kalau di obati dengan propolis dengan 3x s/d 4x sehari. Dibawah ini daftar penyakit yang harus diobati dengan Propolis dengan Ekstra. Disini jangan kawatir, karna Propolis tidak ada istilah over dosis


Untuk Penyakit yang Parah Banget Cara Penggunaannya:

1 Amandel Minimum Propolis 10 tetes
2 Ambien Minimum Propolis 10 tetes
3 Asma Minimum Propolis 10 tetes
4 Batu Empedu Minimum Propolis 10 tetes
5 Bau Badan Minimum Propolis 10 tetes

6 Biduran Minimum Propolis 10 tetes
7 Bisul Minimum Propolis 10 tetes
8 Cacar Air Minimum Propolis 10 tetes
9 Campak Minimum Propolis 10 tetes
10 Darah tinggi/darah rendah Minimum Propolis 10 tetes

11 Diabetes Minimum Propolis 10 tetes
12 Eksim Minimum Propolis 10 tetes
13 Hernia (turun berok) Minimum Propolis 10 tetes
14 Jerawat Parah Minimum Propolis 10 tetes
15 Katarak Minimum Propolis 10 tetes

16 Migrain Minimum Propolis 10 tetes
17 Obesitas Minimum Propolis 10 tetes
18 Oesteposis Minimum Propolis 10 tetes
19 Penyakit Jantung Minimum Propolis 10 tetes
20 Parkison Minimum Propolis 10 tetes

21 Polip Hidung Minimum Propolis 10 tetes
22 Prostate Minimum Propolis 10 tetes
23 Sakit Punggung Minimum Propolis 10 tetes
24 Sakit gigi dan gusi Minimum Propolis 10 tetes
25 Sembelit Minimum Propolis 10 tetes

26 Stroke Minimum Propolis 10 tetes
27 Tifus Minimum Propolis 10 tetes
28 Vertigo Minimum Propolis 10 tetes

Diminumkan ¼ gelas Per 1 Jam



Nama Penyakit Cara Penggunaan:

1 Cuci Darah Minimum Propolis 10 tetes
2 Demam berdarah Minimum Propolis 10 tetes
3 Flu babi Minimum Propolis 10 tetes
4 Gondok Minimum Propolis 10 tetes
5 HIV AIDS Minimum Propolis 10 tetes

6 Kanker Minimum Propolis 10 tetes
7 Kista Minimum Propolis 10 tetes
8 Miom Minimum Propolis 10 tetes
9 Narkoba Minimum Propolis 10 tetes
10 Tetanus Minimum Propolis 10 tetes
11 Tumor Minimum Propolis 10 tetes

Diminumkan ¼ gelas Per 1 Jam


KESEHATAN UMUM

MENINGKATKAN KEKEBALAN TUBUH : Gunakan 5-10 tetes Propolis 2-3 kali seminggu selama beberapa minggu.
SEBAGAI OBAT BIUS LOKAL : Gunakan larutan Propolis langsung ke tempat yang terkena (terbakar,terluka).
SEBAGAI ANTIOKSIDSAN : Gunakan larutan Propolis dan diminum.
TULANG PATAH : Gunakan larutan Propolis untuk membantu penyembuhan.
MEMPERKUAT FISIK : Minum 5-10 tetes larutan Propolis selama beberapa kali seminggu.
MEMBERSIHKAN DAN MENGHILANGKAN RACUN : Gunakan larutan Propolis 5-10 tetes selama seminggu.
RADANG SENDI, DEMAM REMATIK : Gunakan 5-10 tetes larutan propolis beberapa kali seminggu


 
REAKSI TINDAK BALAS (Proses Penyembuhan)
1.
NO.
TINDAK BALAS / RESPON
PENYEBAB
1
Mengantuk
Masalah Hati
2
Letih dan Penat
Masalah di Bahagian Dada
3
Muntah-Muntah dan Gatal Kulit
Masalah sistem Penghadaman
4
Demam
Darah tidak seimbang dan pekat
5
Kentut
Masalah Usus kecil dan besar
6
Berpeluh
Haba dalam Badan
7
Cirit-Birit
Masalah Limpa dan Hati
8
Sakit Tekak dsan Kerongkong
Masalah Paru-Paru
9
Sengal Sendi
Masalah Urat Darah
10
Bengkak-Bengkak Badan
Masalah Buah Pinggang
11
Sakit Pinggang
Masalah Buah Pinggang
12
Sembelit
Masalah Usus Besar
13
Kencing Berbau
Masalah Buah Pinggang
14
Susah Buang Air Kecil
Masalah Urat dan Darah Buah Pinggang
15
Kencing Manis (diabetis ) bertambah
Masalah hati dan pancreas
16
Darah Tinggi Bertambah
Masalah Urat Darah
17
Pengeluaran Haid Berlebihan
Masalah Limpa lemah
18
Kurang Selera Makan
Limpa Sejuk
19
Gatal Bahagian Mata
Urat mata dan Buah pinggang
20
Gatal Hidung
Resdung
21
Mengantuk Siang Hari
Keasidan Darah
22
Kencing Kerap
Keasidan Darah
23
Mulut dan Kerongkong Kering
Keasidan Darah
24
Perut Senak
Keasidan Darah
25
Bengkak Muka dan Kaki
Kekurangan Protein
26
Jerawat bertambah
Pengaliran darah di lapisan muka
27
Nyeri sendi
penyembuhan rheumatik
28
Kejang-kejang

2.

Tindak Balas Setelah konsumsi Propolis
Permasalahan kesehatan/penyakit/indikasi
Bersin, gatal pada hidung
Permasalahan pada hidung, polip atau sinusitis
Wajah terasa panas, tekanan darah naik sesaat, demam, pusing
Permasalahan pada system sirkulasi darah, darah tingi
Kulit kaki terasa tebal dan dingin, sebagian badan terasa dingin, jantung berdebar
Tekanan darah rendah, kurang darah
Susah buang air besar, mencret, berak berlendir, berak berdarah
Radang pada usus besar, gangguan pada usus, hemoroid
Mual, sering buang air besar, muntah
Obesitas, gangguan pada lambung, proses penyembuhan gangguan pencernaan.
Bengkak, gatal
Alergi
Muncul kotoran pada mata, gatal, keluar air mata
Gangguan pada mata
Mimpi buruk, gelisah, susah tidur
Gangguan pada system syaraf dan kepala
Lelah, susah tidur, sakit pada sendi
Gangguan pada persendian, proses penyembuhan rheumatik
Pegal-pegal
Proses pembuangan racun dan pembersihan zat-zat dalam pembuluh darah
Kejang-kejang
Proses penyembuhan peradangan ginjal.
Bèsèr
Proses pembuangan racun lewat air senih
Kulit mengeras, muncul jerawat
Permasalahan pada kulit
Rasa sakit pada punggung, sakit didada
Permasalahan pada jantung
Mual, letih, keringat dingin
Permasalahan pada perut
Keletihan, ngantuk
Permasalahan pada hati
Bengkak kaki, skt pinggang, susah buang air kecil
Permasalahan ginjal
Batuk, kedinginan, sakit kerongkongan, demam
proses pengeluaran racun lewat dahak dan perbaikan fungsi paru-paru, permasalahan pada paru-paru, asma
Demam, susah tidur, terdapat pembengkakan, ada pendarahan, tinja berwarna hitam
Tumor, cancer, proses pengikatan virus dan bakteri atau indikasi bahwa di dalam tubuh teralu banyak virus dan bakteri.
Ngantuk, diare, gula darah naik, selera makan turun
Permasalahan Hati, limpa, pankreas, proses penyembuhan fungsi hati dan detoksifikasi tubuh.
Haus, keringat berbau, kenaikan kadar gula sesaat.
Gangguan pada pancreas, diabetes

Secara  medis Propolis juga sudah banyak diteliti dan dibuktikan kehebatannya. Bahkan penelitian-penelitian terbaru semakin membuka tabir keajaiban-keajaiban Propolis dalam membantu penyembuhan berbagai macam penyakit secara efektif dan aman tanpa menimbulkan efek samping. Namun perlu kita pahami adanya suatu reaksi-balik atau tindak-balas dalam proses penyembuhan dengan menggunakan propolis ini. Reaksi -balik atau tindak-balas adalah pengaruh positif yang disebabkan karena adanya reaksi-reaksi di dalam tubuh yang menandakan propolis sedang bekerja. Untuk itulah reaksi-balik atau tindak-balas ini biasa disebut juga “healing process” . Propolis sedang bekerja baik dalam tubuh penderita dalam proses penyembuhan penyakit.  Tindak balas bersifat sementara dan biasanya masih berhubungan dengan jenis penyakit yang diderita.
Untuk sebagian orang reaksi balik dirasakan tidak nyaman atau bahkan membuat kita khawatir karena merasa seolah penyakit menjadi lebih parah, tapi itu bersifat sementara. Sehingga karena kurang paham mengenai hal ini (reaksi balik atau tindak balas) kadang mereka menghentikan penggunaan propolis. Padahal sebenarnya kondisi penderita sedang mengalami proses penyembuhan yang ditandai oleh ‘reaksi balik’ tersebut.
Penggunaan Propolis seharusnya tetap di lanjutkan, karena selama proses penyembuhan tersebut propolis masih dibutuhkan bahkan kadang diperlukan asupan (takaran) propolis lebih banyak lagi. Untuk penyakit-penyakit berat seperti kanker dan diabetes yang berat bahkan dianjurkan dalam satu hari habis 2 botol melia propolis (setiap 1-2  jam 20-30 tetes sekali minum).
Adanya proses  “Tindak Balas” inilah sebaiknya penggunaan propolis dimulai dari dosis yang terkecil (2-3 tetes) kemudian dinaikan secara bertahap (5-7 tetes) dan seterusnya (10-30 tetes) tergantung dari berat ringannya penyakit. Mengenai waktu atau interval pengunaan propolis bisa sehari 3-4 x, bisa 2-4 jam sekali, atau bahkan bisa tiap 1 jam sekali, tergantung kebutuhan (kondisi penyakit). InsyaAllah propolis aman dari  “over dosis”, kita juga tidak khawatir salah obat. Propolis memang untuk melawan semua jenis penyakit. Insya Allah.


AWAS PERHATIAN
  1. Untuk Anak-anak berumur 2-10 tahun, dan Orang tua diatas 70 tahun, mulai minum dengan dosis (tetes) yang rendah terlebih dahulu (1 tetes) .
  2. Jika tidak ada kesan tindak balas, boleh ditambah tetes sedikit demi sedikit hingga 5 tetes 2 kali sehari. Bila sudah terasa sehat sedikit teruskan minum dengan 5 tetes 2 kali sehari.
  3. Jangan sesekali menggunakan gelas atau sendok yang terbuat daripada besi/logam.
  4. Boleh diminum bersama obat-obatan yang lain bila anda mengambil obat lain.
  5. Jangan Simpan didalam Kulkas.
  6. Tidak ada pantang dan larangan .
  7. Boleh diminum dengan kopi/nescafe atau teh manis.


2. MELIA BIANG
Cara Konsumsi Melia Biyang Spray :
  • Mulut dibuka
  • Ujung lidah ditempelkan di langit-langit rongga mulut
  • Semprotkan Melia Biyang Spray ke bawah lidah
  • Mulut ditutup kembali sambil pertahankan posisi ujung lidah tetap di langit-langit rongga mulut
  • Tahan sekitar 1 menit, sampai terasa air liur mulai bercampur dengan semprotan Melia Biyang tadi
  • Telan cairan yag terkumpul di mulut tersebut
Digunakan pagi hari sebelum makan dan malam hari sebelum tidur.
  • Usia 40 tahun kebawah : 3 kali semprot
  • Usia 40 – 60 tahun : 4 kali semprot
  • Usia 60 tahun ke atas : 5 kali semprot


Tidak ada komentar:

Posting Komentar